~ Sharing Is Caring ~

Gabenor dan Wanita Kumal

Posted on: July 26, 2007

Seorang Gabernor pada zaman Khalifah Al-Mahdi, pada suatu hari mengumpulkan sejumlah tetangganya dan menaburkan wang dinar dihadapan mereka. Semuanya saling berebutan memunguti wang itu dengan suka cita. Kecuali seorang wanita kumal, berkulit hitam dan berwajah jelek. Ia terlihat diam saja tidak bergerak, sambil memandangi para tetangganya yang sebenarnya lebih kaya dari dirinya, tetapi berbuat seolah-olah mereka orang-orang yang kekurangan harta.

Dengan kehairanan sang Gabernor bertanya, “Mengapa engkau tidak ikut memunguti wang dinar itu seperti tetangga engkau?” Janda bermuka buruk itu menjawab, “Sebab yang mereka cari wang dinar sebagai bekal dunia. Sedangkan yang saya perlukan bukan dinar melainkan bekal akhirat.” “Maksud engkau?” tanya sang Gabernor mulai tertarik akan kepribadian perempuan itu. “Maksud saya, wang dunia sudah cukup. Yang masih saya perlukan adalah bekal akhirat, iaitu sholat, puasa dan zikir. Sebab perjalanan di dunia amat pendek dibanding dengan pengembaraan di akhirat yang panjang dan kekal.”

Dengan jawapan seperti itu, sang Gabernor merasa telah disindir tajam. Ia insaf, dirinya selama ini hanya sibuk mengumpulkan harta benda dan melalaikan kewajiban agamanya. Padahal kekayaannya melimpah rauh, tak kan habis dimakan keluarganya sampai tujuh keturunan. Sedangkan umurnya sudah di atas setengah abad, dan Malaikat Izrail sudah mengintainya.

Akhirnya sang Gabernor jatuh cinta kepada perempuan lusuh itu. Khabar itu tersebar ke segenap pelosok negeri. Orang-orang besar tak habis fikir, bagaimana seorang gabernor boleh menaruh hati kepada perempuan jelata bertampang jelek itu.

Maka pada suatu kesempatan, diundanglah mereka oleh Gabernor dalam sebuah pesta mewah. Juga para tetangga, termasuk wanita yang membuat heboh tadi. Kepada mereka diberikan gelas crystal yang bertahtakan permata, berisi cairan anggur segar. Gabernor lantas memerintah agar mereka membanting gelas masing-masing. Semuanya terbengong dan tidak ada yang mahu menuruti perintah itu. Namun, tiba-tiba terdengar bunyi berdenting, pertang ada orang gila yang melaksanakan perintah itu. Itulah si perempuan berwajah buruk. Di kakinya pecahan gelas berhamburan sampai semua orang tampak terkejut dan kehairanan.

Gabernor lalu bertanya, “Mengapa kaubanting gelas itu?” Tanpa takut wanita itu menjawab, “Ada beberapa sebab. Pertama, dengan memecahkan gelas ini bererti berkurang kekayaan Tuan. Tetapi, menurut saya hal itu lebih baik daripada wibawa Tuan berkurang lantaran perintah Tuan tidak dipatuhi.” Gabernor terkesima. Para tamunya juga kagum akan jawapan yang masuk akal itu. Sebab lainnya?” tanya Gabernor. Wanita itu menjawab, “Kedua, saya hanya mentaati perintah Allah. Sebab di dalam Al-Quran, Allah memerintahkan agar kita mematuhi Allah, Utusan-Nya, dan para penguasa. Sedangkan Tuan adalah penguasa, atau ulul amri, maka dengan segala resikonya saya laksanakan perintah Tuan.” Gabernor kian takjub. Demikian pula para tamunya. “Masih ada sebab lain?”

Perempua itu mengangguk dan berkata, “Ketiga, dengan saya memecahkan gelas itu, orang-orang akan menganggap saya gila. Namun, hal itu lebih baik buat saya. Biarlah saya dicap gila daripada tidak melakukan perintah Gabernornya, yang bererti saya sudah berbuat durhaka. Tuduhan saya gila, akan saya terima dengan lapang dada daripada saya dituduh durhaka kepada penguasa saya. Itu lebih berat buat saya.”

Maka ketika kemudian Gabernor yang kematian isteri itu melamar lalu menikahi perempuan bertampang jelek dan hitam legam itu, semua yang mendengar bahkan berbalik sangat gembira kerana Gabernor memperoleh jodoh seorang wanita yang tidak saja taat kepada suami, tetapi juga taat kepada gabernornya, kepada Nabinya, dan kepada Tuhannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Add to Technorati Favorites

Kalendar

July 2007
M T W T F S S
    Aug »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Sabda Rasulullah s.a.w

"Semua amalan anak Adam digandakan kebaikannya sepuluh kali ganda serupa dengannya hingga tujuh ratus kali ganda, Allah Azza Wajalla berfirman: ” Melainkan puasa, kerana ia untuk-Ku dan Aku sendiri yang membalasnya, mereka meninggalkan syahwat dan makanannya kerana-Ku.” Riwayat Bukhari & Muslim

Categories

Top Clicks

  • None

Pengunjung Terkini

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile
My Popularity

Bilangan Pembaca

  • 161,457 orang pembaca

Khazanah

%d bloggers like this: